Pendakian Gunung Ciremai via Apuy

gunung ciremai

Dikutip 828bet Pendakian via Jalur Apuy Gunung Ciremai adalah jalur pendakian dari kabupaten Majalengka. Jalur Apuy ini merupakan jalur pendakian yang populer dan menjadi salah satu favorit bagi para pendaki. Selain jalur yang tidak terlalu panjang dan trek yang tidak terlalu ekstrim, pemandangan yang ada pada setiap perjalanan juga sangat indah.

Gunung Ciremai adalah gunung tertinggi di Jawa Barat. Gunung ini memiliki ketinggian 3.978 mdpl (meter di atas permukaan laut). Gunung Ciremai atau Ceremai atau Cereme berdiri di atas 3 kabupaten yaitu Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

Transportasi menuju jalur pendakian Apuy tidak sulit. Biasanya tempat yang pertama dituju yakni perempatan kadipaten Majalengka atau terminal Majalengka. Untuk akomodasi selanjutnya bisa memakai angkot, minibus elf, atau angkutan umum lain. Dari perempatan kadipaten atau terminal tersebut dilanjutkan menuju Apuy. Biasanya ada pula yang men-carter mobil puck-up, biaya Rp 20.000/orang (tergantung juga sih). Yang penting pinter-pinter saja cari akal, kalau orang banyak bisa carter mobil, kalau cuma 3 atau 6 orang mending pakai angkutan umum.

Di basecamp Apuy inilah kita mendaftarkan diri atau membeli tiket masuk ke gunung Ciremai. Hal tersebut karena Gunung Ciremai masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) ya jadi masukknya harus bayar dan daftar secara resmi. Tiket masuk Gunung Ciremai Rp 50.000/orang, sejak April 2015. Harga ini dianggap sangat mahal oleh masyarakat setempat dan juga oleh para pendaki.

Setelah melakukan pendaftaran, selanjutnya perjalanan diteruskan menuju Pos 1. Namun untuk menuju pos 1 biasanya pendaki diantarkan sekalian dengan mobil pick-up yang disewa, atau angkutan lain. Hal tersebut dikarenakan jalan menuju Pos 1 dari basecamp pendaftaran jalur Apuy lumayan jauh dan jalan didominasi jalan beraspal. Jadi mendingan memakai angkutan saja daripada jalan karena akan menguras tenaga. Namun bagi yang ingin jalan saja juga tidak apa. rata-rata dibutuhkan 30menitan-45menit.

Perjalanan menuju pos 1 masih melewati perkampungan dan perkebunan warga. Jalan masih agak landai dan bisa dilalui dengan santai. Waktu tempuh jika jalan kaki mencapai 45 menit. Namun jika memakai kendaraan bisa 15 menitan.

Pos 1 – Pos 2 Arban (30 menit)

Selanjutnya menuju pos 2 juga tidak terlalu lama, hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit saja. Trek menuju pos 2 atau Arban lumayan enak, jalan masih landai namun semak-semak sudah mulai rimbun.

Pos 2 – Pos 3 Tegal Masawa (1 jam)

rek menuju Pos 3 Tegal Masawa sudah mulai berat namun trek menanjak masih tetap terkendali. Kanan kiri sudah mulai dipenuhi pepohonan rimbun. Jadi harus tetap waspada dan hati-hati.

Pos 3 – Pos 4 Tegal Jamuju (45 menit)


Dari pos 3 sampai pos 4 Tegal Jamuju ditempuh dengan waktu kurang lebih 45 menit.

Pos 4 – Pos 5 Sanghyang Rangkah (1,5 jam)

Selanjutnya menuju Pos 5 kita akan melewati trek yang cukup panjang. Diperlukan waktu tempuh sekitar 1,5 jam untuk sampai ke Pos 5 Sanghyang Rangkah.

Pos 5 – Pos 6 Goa Walet (2 jam)

Dalam perjalanan menuju Pos 6 atau Goa Walet kita akan bertemu dengan perigaan yang mempertemukan jalur Apuy dengan jalur Palutungan. Waktu tempuh dari pos 5 sampai pos 6 Goa Walet yakni sekitar 2jam .Jalur menuju pos 6 Goa Walet ini digadang-gadang sebagai jalur terberat pendakian gunung Ciremai via jalur Apuy. Dan dii pos Goa Walet inilah menjadi pos fovarit para pendaki untuk mendirikan tenda, karna bisa muat banyak tenda. Ditambah lagi lokasi yang tertutup oleh bebatuan goa dan pepohonan jadi tenda akan terhalang oleh angin gunung atau badai. Di pos Goa Walet ini biasanya pendaki bermalam untuk di pagi harinya mereka summit attack (mendaki menuju puncak untuk mengejar sunrise).

Pos 6 – Puncak Ciremai (30 menit)

Jalur yang terjal dan kemiringan yang berat akan menjadi rintangan yang harus dilalui untuk menuju puncak tertinggi di Jawa Barat ini.